Agar Aman Jadi Perokok

Menjadi Perokok yang Santun (bagi Lingkungan)

Apakah anda seorang perokok? Jika jawabannya tidak, itu berarti bagus dan pertanyaan tidak dilanjutkan. Tapi jika jawabannya ya, maka pertanyaannya akan bertambah. Pertanyaan itu adalah : kapan dan dimanakah anda biasa merokok? Jawabannya pasti berbeda setiap orang, tergantung masing-masing kondisi perokok.

Kata sebagian orang, merokok adalah teman hidup dan bagian dari aktifitas keseharian, sehingga ketika mereka tak merokok seolah ada sesuatu yang hilang dari dirinya. Bahkan kawan saya yang perokok lebih memilih menghisap rokok daripada makan nasi saat waktu sahur mendekati imsak karena kesiangan bangun. Itu artinya magic rokok begitu besar bagi penghisapnya.Yang perlu juga anda perhatikan, selain kenikmatannya (menurut perokok), rokok datang membawa misi membahayakan, yaitu meracuni siapa saja yang terbiasa berteman dengannya, baik penghisapnya (perokok aktif) maupun yang hanya ikut menghisap asapnya saja (perokok pasif). Ada sederet akibat buruk (penyakit) yang siap antre bertamu ke diri anda jika anda masih bergaul dengan benda yang satu ini, diantaranya penyakit jantung, kanker, stroke, impotensi (wahhh, meyeramkan sekali).

Karena itu bagi anda yang perokok, lakukanlah beberapa hal berikut agar anda tetap menjadi perokok yang tidak menjadi ancaman (kesehatan) terhadap orang lain.

  1. Katakan pada diri anda bahwa saya merokok hanya untuk diri saya, tidak untuk istri, anak, saudatra, tetangga, dan orang lain pada umumnya. Anda juga tidak akan kampanye untuk rokok kepada orang lain.
  2. Carilah waktu yang cocok untuk merokok. Hindari merokok saat berkumpul dengan keluarga, rapat, menumpang bus, atau bertamu. Carilah waktu ketika anda seorang diri dan pastikan bahwa tidak ada seorang pun yang menemani saat anda merokok.
  3. Usahakan anda mencari tempat yang aman untuk merokok, baik dari petugas (seperti di DKI Jakarta), maupun ditempat yang dilarang merokok, seperti di kendaraan umum, halte, ruang rapat, pasar, mall, kantor dan lainnya. Carilah tempat yang memang diperuntukkan untuk anda, yang orang lain tidak ada di dalamnya.
  4. Tetap menjaga kebersihan lingkungan. Karena anda selalu menyisakan puntung rokok setiap kali merokok, maka janganlah membuangnya secara sembarangan. Carilah tong sampah terdekat atau bawalah selalu asbak rokok agar sisa perbuatan anda tidak tercecer dimana-mana.

Jika hal itu sudah dapat dilakukan, Insya Allah anda kan menjadi perokok yang lebih santun dan tahu diri terhadap lingkungan sekitar anda. Tapi tetap diingat, bahwa merokok tetap membuat anda tidak berlaku santun terhadap kesehatan diri anda sendiri.

  1. Wah, Infonya berguna.

    Tapi sedapatnya kita sebagai perokok berusaha untuk menghentikan kebergantungan terhadap rokok. Tul gak??

  2. Apapun alasanx
    Ga’ ada Merokok yg “Aman”

    Smua merugikan
    Termasuk persepsi yg salah apabila negara
    diuntungkan, dgn adax pajak dari Pabrik Rokok

    Mari kita berhitung dampakx ke depan
    Berapa biaya yg akan dikeluarkan pemerintah untuk
    Menanggulangi akibat merokok
    Dapat lebih besar dari pajak yg dihasilkan
    dari Pabrik Rokok…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: