Modus Pencopet Bis Kota

Modus Pencopet di Atas Bis Kota

Ini pengalamanku di tahun 1998, saat aku dalam perjalanan pulang dari Bandung. Saat itu aku menumpang bis kota dari Terminal Bis Rambutan menuju Tangerang. Hari sudah sore dan waktu bertepatan dengan waktu jam pulang kantor. Ketika bis keluar dari terminal, kursi penumpang sudah hamper terisi semua, hanya tinggal satu-dua kursi yang terlihat masih kosong.

Aku sendiri kebetulan duduk di baris jok kiri (dua kursi) tepatnya di jok yang sebelah kanan (bukan disisi jendela). Ketika mobil beranjak keluar dari terminal, tidak ada penumpang naik sehingga sampai di jalan tikungan menuju jembatan subway sebelah barat terminal. Di situlah kemudia banyak sekali yang terlihat naik, dan bis pun tiba-tiba menjadi penuh sesak. Bukan saja oleh penumpang bis, tapi ikut naik pula pedagang asongan, pengamen, dan penjual koran.

Keganjilan begitu terasa, di saat beberapa penjual Koran datang menghampiriku dan menawarkan korannya. Anehnya mereka yang menawariku berjumlah tiga orang, sambil salah seorang menawarkannya dengan cara yang aneh, yaitu menyodorkan ke bawah wajahku dengan agak kasar. Sedangkan yang lain membuat aku menjadi tidak nyaman dan tidak dapat bergerak.Berkali-kali aku katakan bahwa aku sudah membelinya saat di terminal tadi, tapi sepertinya rombongan penjual koran itu tak memperdulikannya.
Saat itu aku tak menaruh curiga apapun, sampai kemudian aku mendapat informasi bahwa itu adalah salah satu modus pencopet yang berpura-pura menawarkan koran.

Bagi Anda yang mendapati modus pencopet seperti ini:

  1. Pencopet naik ke bis kota secara berbarengan berjumlah 3-5 orang
  2. Pencopet berpura-pura menjadi penjual koran.
  3. Pencopet menawarkan koran dengan cara berpura-pura menawarkan           koran dengan cara terburu-buru. Salah satu dari mereka menyodorkan koran di bawah wajah agar mata calon korban tak dapat melihat sesuatu di bawahnya (kantong baju)
  4. Pencopet mengambil barang-barang berharga yang ada di kantong baju atas.

Maka berhati-hatilah dan lakukan antisipasinya dengan cara :

  1. Tidak menaruh barang berharga (uang, hp, dll)di dalam saku atas baju saat di atas bis. Kalaupun terpaksa gunakan jaket dan pastikan kantong baju anda tertutup oleh jaket itu.
  2. Seringlah berjaga. Hindari tidur sepanjang perjalanan.
  3. Waspadai jika ada orang asing (penumpang, pedagang, pengamen) yang bertingkah tidak wajar di hadapan Anda
  4. Bacalah selalu doa ketika hendak berpergian.

Mudah-mudahan Anda selamat sampai tujuan. Amiiin.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: