Memburu Profesi Guru

Profesi Guru,Semakin diburu

Menjadi guru sekarang menjadi salah satu profesi yang dicari dan diminati. Sejak krisis keuangan global yang berimbas ke segala sector termasuk sector industri, tak ampun lagi melindas keberadaan industri-industri yang semakin panic dengan hembasan dahsyat krisis ini. Akibatnya dapat ditebak, banyak industri yang gulung tikar dan karyawan pun ikut gulung pakaian (pulang kampung) karena terusir oleh dampak krisis.

Nah, yang merasa tak muda lagi dan tak punya ijazah yang dapat diandalkan kegunaannya, lebih baik cari aman, pulang ke desa sambil membawa cerita dari kota sambil melatih diri untuk terbiasa menjalankan pribahasa “makan tidak makan kumpul”.

Sebagian kelompok lain, yang ditakdirkan punya kemampuan lebih dan ijazah mumpuni mencoba untuk bersilaturrahmi ke kepala sekolah terdekat. Maklum, dengan silaturrahmi selain mendapatkan nilai pahala, juga barangkali ada bocoran info, kalau-kalau ada guru yang sudah tidak betah atau ingin keluar mnegajar karena sudah jadi caleg salah satu partai.

Kenapa sekolah yang dipilih? Jawabannya singkat. Masa depan cerah. Jawaban yang seolah mengenyampngkan profesi lain yang banyak lebih cerah. Argumen lain bahwa menjadi guru adalah pekerjaan yang santai, tidak menguras tenaga, bisa dilaksanakan dengan rileks, tidak terkena pergantian shift dan banyak liburnya. Wah nggak tahu dia, ternyata jadi guru sekarang harus sudah punya kemampuan yang cukup, harus professional, memiliki background yang jelas, dan kemampuan intelektual yang dapat dipertanggungjawabkan. Tidak sekedar punya performennya saja, tapi profesionalitasnya juga yang dituntut. Waduh,…jadi ngeper lagi dia.

Memang sejak disahkannya RUU Guru dan Dosen, ada sedikit harapan bagi guru yang dahulu tak pernah terbayangkan. Mudah-mudahan nasib guru akan semakin baik, karena amanat untuk mencerdaskan anak bangsa akan selalu terbebankan di pundaknya. Semoga saja.

  1. @1.Menjadi guru sekarang menjadi salah satu profesi yang dicari dan diminati.
    @2.Wah nggak tahu dia, ternyata jadi guru sekarang harus sudah punya kemampuan yang cukup, harus professional, dst

    setuju bangeeet pendapat Anda
    diminati belum tentu dihargai
    dihargai belum tentu disejahterai
    bukan???

  2. Kurang lebih begitu, memang nasib guru kita masih perlu direvisi oleh masyarakat dan pemerintah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: