Fenomena Dukun Cilik Ponari: Mari Lindungi Aqidah Kita!

Fenomena Dukun Cilik Ponari: Mari Lindungi Aqidah Kita !

Kasus keberadaan bocah ajaib yang dikenal sebagai dukun cilik asal Dusun Kedungsari Desa Balongsari Kec. Megaluh, Jombang, Jawa Timur cepat mengundang keheranan dan penasaran masyarakat sekitar Jombang maupun luar kota bahkan nusantara. Bocah cilik berusia 10 tahun ini mendadak terkenal karena batu petirnya yang konon katanya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Reaksinya pun dapat ditebak, puluhan ribu orang datang berbondong-bondong untuk meminta kesembuhan dari batu ajaibnya tersebut. Pasien, yang kebanyakan masyarakat menengah ke bawah menjadi sangat antusias karena setiap pasien yang datang tidak dipatok besar biaya pengobatan, tapi dengan memberi seikhlasnya.

Kekaguman dan kepercayaan masyarakat (terutama pasien) yang berlebihan terhadap Ponari dan batu petirnya perlu diantisipasi sebagai upaya untuk melindungi aqidah kita dari sebuah peristiwa di luar kebiasaan yang dimiliki Ponari. Lebih jauh lagi jika kemudian masyarakat kemudian menjadikan bocah cilik ini sebagai orang suci. Jika ini sampai terjadi maka yang akan nampak adalah upaya pengkultusan manusia. Tak kurang dari K.H. Ali Mustofa Yakub sebagai Ketua MUI dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta menyatakan kekhawatirannya akan efek dari sebuah kepercayaan mistik terhadap Ponari dan batu petirnya dapat menyeret orang kepada kultus pribadi.

Kultus pribadi yang dapat didefinisikan sebagai kekaguman yang berlebihan terhadap individu tertentu yang menyebabkab orang menganggapnya sebagai pribadi sangat istimewa. Akibatnya, orang kemudianmenganggapnya sebagai manusia dewa yang dapat memiliki kemampuan memberikan mashlahat dan madharat kepada orang lain. Jika begitu keadaannya, maka dia sudah menganggap orang yang dikultuskannya sebagai kekuatan kedua setelah Allah SWT. Sang Maha Pencipta.

Inilah yang kemudian kultus pribadi menjadi ancaman serius yang dapat berakibat rusaknya aqidah secara kronis. Dan ini sudah jelas menjadi salah satu kecukupan syarat seseorang menjadi syirik dengan identitas sebagai musyrik. Naudzu billahi min Dzalik. Sedangkan musyrik (menyekutukan Allah) adalah dosa dari nenek moyangnya dosa dan merupakan salah satu dosa yang tak akan diampuni oleh Allah SWT. Jika ancaman syirik ini begitu serius, masihkah kita salah merespon fenomena ini? Wallah A’lam.

    • binekas
    • Februari 15th, 2009

    Salah satu cara setan tuh buat nyesatin manusia…

  1. Iyah Maz, saya juga kasina terutama kepada Ponari itu sendiri, masih kecil seperti itu tapi sudah mengalami hal yang bsia merusak akidah..

    Semoga bisa menjadi lebih baik lah, batu itu juga bisa dimusnahkan kalo perlu..

    Salam Bocahbancar…

    http://bocahbancar.wordpress.com/2009/01/27/memberdayakan-masyarakat-atau-memperdayakan/

    • Kayaknya boleh juga usul anda..batu itu sebaiknya dimusnahkan saja.
      Salam kenal juga

  2. Sungguh mengherankan jika sampai saat ini masih tidak ada campur tangan langsung aparat terkait untuk membubarkan massa ponari.

  3. Khabarnya, polisi sudah turun tangan…

  4. malam..salam kenal dari BacaBlog🙂
    mungkin para pemimpin kita terlalu sibuk dengan kampanye pemilunya, sehingga urusan yang utama,akidah rakyat, dinomer sekiankan, YA.. ALLAH ampuni kami..

    [FRESH]
    mau blogwalking? mau baca posting terbaru dari blogger?
    atau.. mau kenalan, titip salam, dan lihat foto blogger lain? dateng aja ke http://bacablog.com

    ingin pemikiran Anda mengispirasi orang lain?
    atau.. meningkatkan pembaca dan link ke blog Anda?
    daftarkan blog Anda di http://bacablog.com

    • Malam juga, kayaknya boleh juga nih berkunjung ke blog anda. Sambil silaturrahmi gitu. Tunggu ya kedatanganku…….

    • Awan
    • Februari 18th, 2009

    Biarkan aja itu terjadi. Toh jg bukan kehendak ponari. Mgkn tuhan memilih ponari…..

    • Awan
    • Februari 18th, 2009

    Jika batu milik ponari bisa menghentikan semburan lapindo apa anda akan musnaskan batu itu???

  5. Ide bagus tuh…kenapa tidak untuk sumbat lumpur lapindo aja ya..?

  6. Kabarnya PONARI diterima tanpa tes di seluruh fakultas kedokteran di negeri ini..

    Tapi Ponarinya gk mau..

    Katanya : di Indonesia, banyak dokter yg kalo ngobatin pasien, narik biayanya mahal. Kasihan orang2 yg sakit.. orang sudah makin menderita..

    Makanya Ponari gk mau jadi dokter…

    HIDUP PONARI….!!

  7. yang hebat adalah…anak itu mampu membuat dunia blog ramai membahas dia…
    *sedih karena kalah famous*

    • Andre saputra
    • Februari 18th, 2009
    • ekojuli
    • Februari 20th, 2009

    ada usul aneh tapi lebih masuk akal… bikin minuma kaleng cap ponari.. gitu aja kok repot..

    nih kalau mau desainnya:

    http://ekojuli.wordpress.com/2009/02/20/ponari-sweat/

  8. Kalau laku, bisa diekspor tuh…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: