Aneh, Yang Halal Koq Diharamkan?

Akhir-akhir ini “nikah Siri” sedang menjadi buah bibir di sebagian masyarakat Indonesia. Pasalnya, praktek nikah siri menjadi kontroversi berkaitan dengan usulan sebagian orang atau kelompok yang menginginkan agar pelaku nikah siri dipidanakan. Ini tentu menjadi sesuatu yang luar  biasa, karena selama ini pernikahan siri bukan sesuatu yang menjadi masalah dan aman-aman saja.

Mari kita kembali dahulu kepada pengertian nikah siri. Nikah siri selama ini kita kenal sebagai nikah di bawah tangan, artinya pernikahan yang dilakukan tanpa disertai aspek legalitas negara seperti surat nikah atau tanpa tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) atau Catatan Sipil. Tapi, secara hukum (Islam) proses nikah siri ini sah selama memenuhi ketentuan syara’ seperti ada wali, ada kedua mempelai, ada ijab Kabul dan sebagainya. Dalam konteks ini pernikahan siri bukanlah perbuatan yang terlarang bahkan halal. Jadi jika dipidanakan, dimana letak tindakan kriminalnya?

Jika pelaku nikah siri dipidanakan, maka hukum (negara) seakan-akan menghapus hukum (Islam) yang selama ini sudah mapan dan negara sudah masuk terlampau jauh mengintervensi legalitas hukum agama yang selama ini ada. Ini tentu dapat menjadi peluang terbukanya “kebebasan yang berlebihan” bagi pihak-pihak hendak (sengaja atau tidak) “mengamandemen” hukum agama seenaknya. Dalam hal ini negara harus jeli betul merespon ide yang bersinggungan dengan hukum yang telah baku dalam ketentuan suatu agama, seperti tentang nikah siri ini. Dan jika hal ini dipaksakan, maka ke depan, sangat mungkin akan banyak lagi permintaan-permintaan yang menginginkan semua hukum atau ketentuan agama yang dianggap tidak “sreg” dan tidak sesuai dengan tuntutan zaman agar direvisi oleh negara. Kalau sudah begini, alamat kiamat semakin dekat! Wallahu A’lam

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: